Senin, 02 Januari 2012

                             Hubungan alam dengan proses belajar dan pembelajaran 

Belajar dari alam dapat diartikan secara sederhana adalah menjadikan alam sebagai sumber, media dan saranan belajar untuk memitik ilmu, pengetahuan, alam adalah ruang milik kerakterstik geografis yang luas karya dan uariatif sekolah yang berada di daerah pantai, pertanian dan hutan tertentu memiliki keanehkaragaman dalam belajar dan alam.
         
  Dalam metode belajar konvensional, ruang kelas merupakan tempat yang sering dan biasa di gunakan untuk melakukan proso belajar- mengajar, hal tersebut memang tidak salah tetapi sedikit  melupakan kelas yang memiki nilai lebih yakni alam.
         
  Belajar di alam terbuka adalah satu mealternatif guna mempenyampaikan materi- materi yang tidak dapat di sampaika di daam kelas. ada beberapa komponen yang  di perlukan dalam mempelajari dalam motivasi.

motivasi belajar dapat di peroleh dari contoh- contoh yang mereka dapat selama proses pembelajaran perserta didik cendrung lebih mudah untuk melakukan sesuatu tanpa harus merosa terpaksa bila memang ada figur atau sosok yang dianggap istimewa bagi merekah.
  
                                                                      MOTIVASI
A. Pengertian motivasi
motivasi beasal dari bahasa latin yatu mouse berarti mengerakkan. wloonkoruski (1985) menyelesaikan motivasi bebagai suatu kondisi yang menyebabkan prilaku tertentu dan yang memberi arah dan ketahanan ( persiskence) pada tingkah laku tersebut.

B. Sumber - sumber motivasi
     a. dari dalam diri (motivasi) individu motivasi in timbul dari dalam diri dari individu sendiri tanpa ada paksaan atau dorongan orang lain.
      b. dari luar (motivasi eksternal lektrinsik)

motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karea adanya ajakan, sutahan, atau paksaan dengan orsng lain.

Unsur- unsur yang memperngaruih motivasi belajar
        1. cita- cita atau asperasi siswa keberhasilan keinginana dapat menumbuhkan giat, kemudian, cita- cita dalam kehidupan. dari segi emansipasi kemudian keinginan yang terpuaskan dapat memperbesarkan kemauan dan terpuaskan dapat memperbesarkan kemauan dan semangat belajar.
        2 .kemauan siswa
keinginan seorang anak pemalu di berangi dengan kemampuan atau kecukupannya.
        3. kondisi siswa
kondisi siswa yang melipti kondisi jasmani dan rohani sangat mmperngaruhi motivasi belajar.
         4.kondisi lingkungan siswa
 lingkungan siswa berupa keadaan alam,  lingkungan tempat tinggal, pergaulan, sebaya, kehidupan, kemasyarakatan, dengan kondisi lingkungan, dengan yang aman, tentram, tertib, dan indah di perkuat.

Selasa, 13 Desember 2011

Masalah-masalah Pendidikan

          Masalah-masalah mengenai pendidikan ini dipandang sebagai hal yang dominan dalam kaitannya dengan kemajuan pendidikan dinegara kita, masalah-masalah ini akan dijabarkan sedemikian sehingga kita bisa menelusuri faktor yang sebenarnya menjadi kendala tersendatnya pendidikan.faktor –faktornya sebgai berikut :
1.      Faktor ekonomi
Faktor ekonomi ini adalah faktor yang sangat dominan  berpengaruh terhadap dunia pendidikan, karena sistem pendidikan kita yang mahal guna menunjang kegiatan belajar mengajar dibutuhkan suatu dana operasional untuk terselenggaraan sisitem pengajaran yang baik disamping sebgai pemenuan fasilitas-fasilitas yang mendukung kemampuan intelektual murid disekolah.

2.      Faktor kedisiplinan
Faktor kedisiplinan ini sendiri berkaitan dengan faktor ekonomi karena  apabila ekonomi yang baik maka dengan sendirinya pendidikan ini akan berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan yang mengganjal jalannya operasonal dalam kegiatan belajar mengajar.
3.      Faktor keluarga
Faktor keluarga sangat mendukung perkembangan pendidikan bagi anak itu sendiri.keluarga diharapkan mengarah kan dan memberikan motivasi yang dapat memicu semangat anak didik untuk memperoleh pendidikan yhang sesuai dengan keinginan dan cita-citanya.


Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan sebagai berikut :
§  Rendahnya sarana fisik
§  Rendahnya kualitas guru
§  Rendahnya kesejahteraan guru
§  Rendahnya prestasi sisiwa
§  Rendahnnya pemerataaan pendidikan
§  Rendahnya frekuensi pendidikan dengan kebutuhan


Pengelola Kelas

Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata yaitu pengelolaan dan kelas. Pengelolaan itu sendiri akar katanya adalah “kelola” ditambah awalan “pe” dan akhiran “an”.istilah lain dari pengelolaan adalah manajemen. Manajemen adalah kata yang asalnya dari bahsa inggris yaitu management yang berarti ketatalaksanaaan, tata pimpinan dan pengelolaan.
Kelas adalah suatu kelompok orang yang melakukan kegiatan belajar bersama yang dapat pengajaran dari guru. Menurut Hadari nawawi kelas dipandang dari dua sudut yaitu kelas dalam arti sempit yakni ruangan yang dibatasi oleh empat dinding tempat sejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti proses belajar Kelas dalam arti luas adalah suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah sebagai satu kesatuan diorganisasi menjadi unit kerja yang secara dinamis menyelenggarakan kegiatan-kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan.
Ahmad menyatakan pengelolaan kelas asalah Segala sesuatu yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan.
Jadi pengelolaan jelas adalah usaha sadar utnuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis,usaha sadar mengarahkan pada persiapan bahan belajar, penyiapan sarana dan alat, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi dan kondisi proses belajar mengajar.

Rabu, 07 Desember 2011

Ibu sayang

     kasih sayang seorang ibu kepada anak nya tidak terhingga sepanjang masa
ibu tak pernah mengeluh tentang kelakuan anaknya , ibu adalah seorang pahlawan ,
pahlawan didunia dan pahlawan di dalam kehidupan dalam berkeluarga
ibu bisa menjadi segalanya dalam kehidupan.
seperti kata-kata dibawah ini
"surga dibawah telapak kaki ibu"
semua itu tidak bisa kita pungkiri

aku sayang ibu .
I LOVE YOU MAM ..... :)